Kompetisi

Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi

8:58 AM,35 Comments


Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi. Hidup lebih banyak dihabiskan dalam kendaraan. Aktifitas padat membuat kita harus banyak menggunakan transportasi mekanik agar bisa mencapai lokasi yang diinginkan. 
  • Pernahkan menghitung jumlah knalpot kendaraan yang aktif mengeluarkan asap? 
  • Berapa banyak polusi yang dihasilkan? 
  • Berapa banyak energi yang dibutuhkan untuk menggerakkannya?. 
Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi

Manusia membutuhkan energi untuk bisa menggerakkan berbagai macam mesin. Beberapa dari kita termasuk saya sudah sangat tergantung dengan keberadaan bahan bakar. di Indonesia, bahan bakar menjadi faktor yang mempengaruhi tingkat inflasi. Tidak jarang menimbulkan reaksi luar biasa saat harganya mengalami fluktuasi. Sampai-sampai harga sembakopun bisa dipengaruhi bahan bakar. Ketergantungan ini membuat kita mesti sadar untuk menggunakannya dengan sebaik mungkin, energi ini terbatas dan butuh waktu sangat lama untuk bumi menghasilkannya kembali.

Manusia yang cerdas tentu akan berusaha membuat semuanya efektif dan efisien. Pengunaan bahan bakar juga harus optimal untuk menghasilkan jarak yang paling rasional. Tentu saja faktor kenyamanan juga jadi bahan pertimbangan. Semua orang berlomba lomba untuk mengefisienkan penggunaan sumber energi.

Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi

Salah satu yang memiliki kepedulian terhadap sumber energi adalah Shell. Perusahaan yang memproduksi bahan bakar Shell berupa minyak, gas dan pelumas mesin sejak tahun 1907. Kepedulian perusahaan ini dalam perkembangan sumber energi dengan memulai program “Make The Future” dengan pemikiran sederhana, yaitu mengajak orang untuk sama sama memikirkan tantangan energi dunia. Tentunya, dengan pertambahan jumlah manusia di bumi maka konsumsi energi juga akan semakin besar. Masyarakat modern diajak untuk membangun energi masa depan agar dapat digunakan dengan efektif, efisien dan bijaksana.

Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi

Dunia kita memerlukan energi untuk mendukung untuk mendukung kehidupan penduduk yang jumlahnya terus bertumbuh. Shell menyediakan energi dengan cara bertanggung jawab dengan berkomitmen membatasi setiap dampak terhadap lingkungan dan mendukung transisi menuju masa depan rendah karbon dan keseimbangan ekosistem makhluk hidup


Shell Eco-marathon Membangun Dunia Hemat Energi

Salah satu  program yang dimunculkan adalah membangun kreatifitas dengan inovasi di bidang teknologi adalah Shell Eco-marathon yaitu kompetisi yang mengajak mahasiswa tiga Benua; Asia, Amerika dan Eropa untuk sama sama berpikir cerdas menciptakan teknologi baru yang membantu manusia menggunakan energi dengan optimal. Shell Eco-marathon adalah sebuah kompetisi antar mahasiswa untuk membuat mobil hemat energi dengan jarak tempuh terjauh yang akan digunakan untuk masa depan, tentu saja faktor keamanan dan kenyamanan juga diperhitungkan. Untuk tahun 2018, kompetisi ini berlangsung di Singapura dan Indonesia menjadi partisipan. Berawal dari taruhan antar pegawai Shell ditahun 1938, kendaraan mana yang ampu mencapai jarak terjauh dengan bahan bakar yang sama akhirnya kini menjadi kompetisi inovasi berskala dunia.

Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi

Sebagai pemilik paspor hijau berlambang Garuda Pancasila, saya sangat bangga bahwa teknologi yang dimiliki Indonesia tidak kalah dibandingkan negara maju di benua Eropa dan Amerika. Berstatus negara berkembang, anak bangsa sudah mampu mengikuti ajang bergengsi ini tanpa khawatir ketinggalan teknologi. Perhitungan rumit, gambar gambar dan bagan bagan kendaraan yang komplek serta teknologi terbaru yang digunakan, tentunya sudah mengalami ribuan kali pengujian. Saya merasa hidup anak cucu saya berada dalam isi otak dan keterampilan mereka merakit kendaraan hemat energi ini. Saya jadi berandai andai, saat tahun 2040, mungkin mobilnya sudah terbang, tidak berjalan diatas tanah lagi, jarak tempuhnya sudah antar negara dan bahan bakarnya super hemat.

Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi

Untuk saat ini, Shell Eco-marathon memiliki dua kelas yang diadu.
  1. Mileage Challenge, menciptakan kendaraan yang mampu bergerak paling jauh hanya dengan menggunakan satu liter bahan bakar.
  2. Driver World Championship, menciptakan mobil yang mampu bergerak cepat dengan bahan bakar paling sedikit. Pada jenis ini terdiri dari dua kelas kategori,
  • Kategori Prototype, berfokus pada kendaraan yang ramping, unik dan menarik dengan tingkat aerodinamis yang tinggi sehingga selain cepat, jarak tempung bisa jauh dengan penggunaan bahan bakar yang optimal.
  • Kategori Urban Concept, menekankan pada penggunaan bahan bakar efisien untuk mobil perkotaan yang minimalis dan berkonsep praktis.
Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi
Kompetisi pertama sudah dilaksanakan tanggal 8-11 Maret 2018 di Singapura sebagai perwakilan Regional Asia dengan penonton mencapai 15.000 orang dan Indonesia berhasil lolos ke Babak final Drivers World Championship dan diwakili oleh tim dari Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan Universitas Negeri Yogyakarta.

Indonesia Berjaya di Asia

Pencapaian luar biasa ini membuat Indonesia mendapat 5 penghargaan dari 7 penghargaan. Para mahasiswa berprestasi ini akan kembali berlaga denan pemenang dari Benua Amerika dan Eropa pada 8 Juli 2018 mendatang. Tim Indonesia kembali akan mempertunjukan keahliannya merakit mobil yang efektif dan efisien dengan penggunaan bahan bakar yang optimal.

Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi

Sebagai anak bangsa saya menunggu kabar baik dari tim Indonesia yang berlaga dan mendukung mereka lewat doa dan tulisan berbagi kabar positif. Semoga usaha mereka membuahkan hasil demi teknologi tepat guna di bidang energi dan nanti berguna dan bisa diterapkan di Indonesia.

Berikut hasil membanggakan yang dicapai beberapa Tim dari beberapa Universitas di Indonesia

  • Tim 2 ITS berhasil mencapai 315 km/liter
  • Semar Urban UGM Indonesia mencapai 267 km/liter
  • Garuda UNY Eco Team mencapai 215 km/liter
  • Sadewa UI mencapai 205 km/liter
  • Tim 2 UNS, Bengawan mencapai 170 km/liter
  • Tim 1 ITS Nogogeni mencapai 125 km/kwh untuk kategori baterai elektrik
  • Tim Bumi SIliwangi (Universitas Pendidikan Indonesia) mencapai 108 km/kwh dengan baterai elektrik
Shell Berkarya Menyediakan Energi Bagi Kebaikan

Sebagai perusahaan penghasil energi dari alam, Shell menjaga keberlangsungan ekosistem alam dengan produk berkualitas yang sudah disebar lebih dari 100 negara. Perusahaan ini terus menghasilkan produk berkualitas dengan tetap memperhatikan keseimbangan alam, menjaga keanekaragaman hayati. Menggunakan pendekatan teknologi baru agar dapat selaras dengan peraturan lingkungan hidup. Bekerja sama dengan beberapa organisasi konservasi, Earthwatch, Serikat Internasional untuk Konservasi Alam, The Nature Conservancy, dan Wetlands International untuk membantu mengevaluasi praktik industry yang dijalankan. Shell berharap dapat terus menghasilkan energi baik dengan berinvestasi dengan teknologi canggih yang mampu menjadi solusi energi rendah karbon dan emisi.

Shell Eco-marathon, Kompetisi Membangun Dunia yang Hemat Energi
Shell terus berusaha menjalankan bisnis yang aman, efisien, bertanggung jawab dan menguntungkan dengan standar yang sesuai untuk keselamatan lingkungan. Mengajak masyarakat ikut serta agar dapat sama sama mencegah kerusakan dan mengawasi lingkungan diseluruh proyek Shell. Mengajak masyarakat ikut serta dan menjadikan mereka bagian dari pekerjaan membuat perekonomian masyarakat lokal ikut terangkat dan dapat memperbaiki taraf hidup mereka.


Dan salah satu yang penting untuk digarisbawahit adalah proyek Shell Eco-marathon. Mari kita sama sama mendukung agar project ini terus berlangsung demi terciptanya kendaraan yang ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi. Jarang sekali, ada perusahaan energi yang justru mendukung program hemat energi. Maju terus Shell, “Make The Future” better!


sumber informasi dan gambar https://www.shell.co.id/

35 comments: