Keselamatan berkendara bukan sekadar kemampuan menguasai kemudi atau menjalankan sepeda motor di jalan raya. Lebih dari itu, keselamatan di jalan sangat bergantung pada bagaimana setiap individu mampu mengambil keputusan yang tepat, cepat, dan cerdas dalam merespons berbagai situasi lalu lintas.
![]() |
| Memberikan edukasi SMA N 14 Pontianak |
Berangkat dari semangat dan komitmen tinggi terhadap keselamatan masyarakat, Astra Motor Kalimantan Barat—selaku Main Dealer resmi sepeda motor Honda di wilayah Kalimantan Barat di bawah naungan PT Astra International Tbk—kembali menggelar program edukasi keselamatan berkendara (Safety Riding).
Dalam kegiatan khusus ini, Astra Motor Kalbar merangkul para generasi muda, khususnya siswa-siswi SMA Negeri 14 Pontianak, untuk mengasah pemahaman dan keterampilan berkendara yang aman. Bertempat di Main Dealer Astra Motor Kalbar pada Jumat (18/9), acara berjalan interaktif, antusias, dan penuh dengan informasi penting seputar keselamatan jalan raya.
Membangun Kesadaran Keselamatan Berkendara pada Generasi Muda
Generasi muda, khususnya para pelajar tingkat SMA, merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang sangat aktif. Pada usia ini, banyak remaja yang baru mulai mendapatkan izin mengendarai sepeda motor secara mandiri. Oleh karena itu, pembekalan pengetahuan mengenai bahaya lalu lintas dan tata cara berkendara yang benar menjadi hal yang sangat krusial.
![]() |
| Memberikan Praktek langsung possisi yang benar SMA N 14 Pontianak |
Edukasi Safety Riding ini dirancang khusus untuk menanamkan pemahaman mendalam bahwa membawa kendaraan bermotor di jalan umum membawa tanggung jawab besar. Tidak hanya untuk keselamatan diri sendiri, tetapi juga untuk keselamatan para pengguna jalan lainnya. Melalui pendekatan yang komunikatif dan aplikatif, para peserta diajak untuk mengubah sudut pandang: dari sekadar "bisa naik motor" menjadi "berkendara secara aman dan bertanggung jawab".
Materi Edukasi Safety Riding Honda: Dari Persiapan Hingga Prediksi Bahaya
Dalam sesi edukasi yang disajikan oleh tim instruktur berpengalaman dari Astra Motor Kalbar, siswa-siswi SMAN 14 Pontianak mendapatkan materi komprehensif yang mencakup teori sekaligus pencerahan praktis di lapangan, antara lain:
1. Persiapan Sebelum Berkendara (Pre-Ride Inspection)
Sebelum menyalakan mesin sepeda motor, ada langkah awal yang wajib dilakukan. Siswa diajarkan pentingnya memeriksa kondisi fisik kendaraan (pengereman, tekanan ban, lampu sein, dan kondisi mesin) serta kesiapan fisik dan mental pengendara.
2. Penggunaan Riding Gear Sesuai Standar
Materi ini menekankan perlunya menggunakan perlengkapan berkendara (riding gear) yang lengkap dan memenuhi standar keselamatan (SNI). Penggunaan helm berkunci click, jaket pelindung, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup bukan sekadar pelengkap gaya, melainkan pelindung utama yang mengurangi risiko cedera fatal saat terjadi benturan.
3. Postur dan Posisi Berkendara yang Benar
Banyak pengendara mengabaikan postur tubuh saat mengendarai motor. Tim Astra Motor Kalbar mempraktikkan 7 poin postur berkendara ideal—mulai dari pandangan mata, posisi bahu, siku, tangan, pinggul, lutut, hingga letak kaki pada footstep. Postur yang benar menjaga keseimbangan motor dan mencegah kelelahan fisik.
4. Teknik Pengereman Efektif dan Aman
Salah satu pemicu kecelakaan yang paling sering terjadi adalah kesalahan dalam menggunakan rem. Siswa dibekali pengetahuan tentang teknik kombinasi rem depan dan belakang dengan porsi yang seimbang, serta cara menghentikan kendaraan secara stabil tanpa kehilangan kendali dalam berbagai kondisi medan.
5. Kemampuan Memprediksi Potensi Bahaya (Hazard Prediction)
Teknik paling krusial dalam Safety Riding adalah kepekaan membaca situasi sekitar. Siswa diajak untuk mengidentifikasi potensi bahaya di jalan raya, seperti kendaraan yang mendadak keluar dari gang, jalan berlubang, pejalan kaki yang melintas tiba-tiba, hingga area blind spot (titik buta) kendaraan besar.
Mengubah Kebiasaan Kecil Menjadi Budaya Selamat
Melalui seluruh rangkaian materi tersebut, edukasi ini tidak hanya bertujuan mentransfer pengetahuan teknis (knowledge), tetapi juga membentuk kesadaran (awareness) dan sikap (attitude) berkendara. Keselamatan di jalan raya merupakan hasil dari kumulasi kebiasaan-kebiasaan kecil yang konsisten diterapkan setiap hari.
Tindakan sederhana seperti:
Menerapkan aturan dasar lalu lintas dan mematuhi rambu-rambu,
Menggunakan helm standar setiap kali berkendara (meskipun dalam jarak dekat),
Menjaga jarak aman antar kendaraan,
Mengontrol kecepatan serta fokus tanpa terdistraksi gadget,
merupakan benteng pertahanan utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Keselamatan bukanlah kebetulan, melainkan pilihan dan tanggung jawab bersama.
Komitmen Astra Motor Kalbar Melalui Semangat #Cari_Aman
Safety Riding Manager Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, menegaskan bahwa edukasi keselamatan berkendara kepada kelompok pelajar merupakan investasi jangka panjang Astra Motor dalam membentuk karakter pengendaranya sejak dini.
"Keselamatan berkendara #Cari_aman harus dibangun dari kebiasaan sehari-hari. Kami ingin para siswa tidak hanya sekadar memahami materi yang diberikan di dalam kelas, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten ketika berkendara di jalan raya. Harapannya, mereka dapat menjadi generasi pelopor yang tidak hanya aman untuk dirinya sendiri, tetapi juga ikut menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya," ujar David.
Tagline #Cari_aman yang diusung Honda bukan sekadar slogan pemasaran, melainkan sebuah gerakan sosial untuk mengajak anak muda memandang keselamatan sebagai lifestyle (gaya hidup) yang keren dan modern. Menggunakan perlengkapan berkendara lengkap dan taat aturan lalu lintas adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan diri sendiri dan orang-orang tercinta yang menunggu di rumah.
Sinergi Bagi Negeri: Mewujudkan Pelopor Keselamatan Jalan Raya
Kegiatan edukasi ini juga merupakan wujud nyata dari pilar program kepedulian sosial Astra Motor, yaitu Sinergi Bagi Negeri. Melalui kolaborasi antara dunia industri otomotif dan institusi pendidikan seperti SMAN 14 Pontianak, Astra Motor Kalbar optimistis dapat menciptakan ekosistem lalu lintas di Kalimantan Barat yang jauh lebih tertib, aman, dan minim angka kecelakaan.
![]() |
| Pembagian hadiah peserta SMA 14 Pontianak |
Diharapkan para siswa yang telah mendapatkan pembekalan ini dapat menularkan energi positif dan menjadi duta atau pelopor keselamatan berkendara (Safety Riding Ambassador) di lingkungan sekolah, keluarga, maupun komunitas tempat mereka tinggal.
Setiap perjalanan yang kita tempuh memiliki arah dan tujuan yang berharga. Namun, tujuan utama dari setiap perjalanan adalah tiba kembali di rumah dengan selamat. Bersama Astra Motor Kalimantan Barat, mari kita terus gaungkan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan saling menghargai sesama pengguna jalan. Ingat motor Honda, ingat selalu #Cari_aman!


