JNE

JNE Berkomitmen Memajukan UMKM Daerah

1:19 AM,0 Comments


Jam sepuluh pagi saya sudah siap pagi ini. Semangat membara ingin datang ke pertemuan blogger yang diadakan JNE. Pasti ada sesuatu yang seru untuk diperbincangkan. Semangat di tambah rasa penasaran membuat saya harus bergegas tepat waktu supaya tidak tertinggal informasi penting. Tidak lupa mengirim pesan ke Mas Yogie dari JNE Jakarta untuk memastikan waktu dan lokasi. Hari ini Tanggal 25 April 2016, pukul 11.00 siang, saya siap meluncur ke Hotel Aston di Restoran Majesty.
PT JNE Tiki Nugraha Ekakurir
PT JNE Tiki Nugraha Ekakurir
Segera menuju ke lokasi tanpa telat. Saya di sambut oleh Bapak Mayland Hendar Prasetyo selaku Marketing Communication Division serta Mas Yogie Aditya Ramadhan selaku Social Media Strategist dari JNE pusat. Di ruangan restoran ini juga ada beberapa perwakilan dari JNE Pontianak, Beberapa teman blogger Pontianak dan rekan jurnalis juga terlihat sudah duduk manis di dalam. Selesai mendaftar, saya dipersilakan untuk duduk. Perbincangan hangat dengan teman-teman yang sudah hadir menambah seru suasana pagi ini.

Memulai dengan tepat waktu, Mas Yogie segera membuka dengan ucapan terimakasih karena sudah mau hadir di acara gathering ini. Dua meja panjang di isi penuh oleh rekan media dan blogger yang hampir mencapai 30 orang, semuanya duduk rapi dan manis bersiap mendengar cerita tentang JNE hari ini. Bapak Mayland menyambung obrolan Mas Yogie mengenai perkembangan bisnis JNE di Indonesia. Dimana, PT. Jalur Nugraha Ekakurir yang beralamat di Jalan Tomang Raya no 45 Jakarta Barat ini sudah melayani pengiriman barang selama 26 tahun. Perkembangan yang signifikan terus dirasakan perusaahaan jasa pengiriman yang didirikan oleh Bapak Soeprapto Soeparno ini. JNE sudah memiliki 14.000 karyawan hingga kini dan menjadi perusahaan ekspedisi swasta Nasional terbesar di Indonesia. Wah! Keren! Kantornya sudah ada lebih dari 5000 titik di Indonesia

Tidak hanya itu, komitmen JNE untuk memajukan UMKM di daerah dengan membantu membuka jalan untuk jalur distribusi dan pengemasan membuat saya harus angkat topi. Usaha keras JNE terasa saat meluncurkan layanan PESONA (Pesanan Oleh-Oleh Nusantara) untuk membantu pengusaha makanan lokal di daerah untuk bisa menjual produknya keseluruh Indonesia. Untuk mendukung pengiriman terbaik JNE juga menyediakan Packaging Center yang membantu pengepakan produk lebih sempurna dan aman sehingga makanan akan sampai dalam keadaan terbaik ke pelanggan. Fasilitas seperti buble wrap, kardus, packing kayu dan lainnya disediakan gratis di sini. Saya harus memberikan tepuk tangan untuk inovasi seperti ini.

Saya sendiri pemegang kartu JLC (JNE Loyalty Card) atas nama Dony Prayudi dan masih berlaku hingga 8 September 2016. Sejak 2008, saya sudah berdagang online dan sangat mengharapkan layanan packaging center ini bisa hadir di Pontianak. Setidaknya saya bisa melebarkan sayap untuk menjual makanan lokal.

Selain itu Bapak Mayland juga menjelaskan layanan JESIKA (Jemput ASI seketika) bagi ibu-ibu yang ingin memberikan ASI kepada putra-putrinya di tempat berlainan. JNE sadar betul dengan layanan JESIKA akan membantu ibu-ibu bisa tetap beraktifitas dan bekerja dengan nyaman. Ada lagi layanan baru yang sudah berjalan dan terus dipersiapkan infrastrukturnya. Layanan ini bernama JNE Pick-up Point khusus bagi pelanggan yang memiliki mobilitas tinggi sehingga tidak bisa menerima kiriman di rumah. Paket bisa di ambil di titik-titik tertentu atau di kantor cabang JNE yang paling dekat dan memungkinkan di jangkau oleh pelanggan. Untuk mengambil paket tersebut cukup dengan menunjukkan nomor resi, PIN serta identitas diri. Gampang dan mudah. Masih banyak layanan lain seperti POP BOX yang juga diluncurkan bagi orang-orang dengan aktifitas padat. Pelanggan tinggal mengambil paket kiriman di titik-titik terdekat dari pelanggan yang tentunya sudah ada kerjasama dengan JNE.

Lalu bagaimana dengan perkembangan bisnis JNE di Pontianak? Luar biasa! Dalam satu hari ada 6 ton barang masuk dan 2 ton barang keluar. Barang yang masuk didominasi gadget dan produk busana seperti tas serta sepatu. Di tutup dengan pengiriman makanan. Pasar Pontianak sendiri masih terbuka besar untuk UMKM dan inilah yang membuat JNE merasa perlu untuk memberikan perhatian khusus dengan datang berkunjung ke UMKM yang ada di Pontianak.

Penjelasan lain yang menarik juga adalah aplikasi ponsel yang terus dikembangkan. Dengan tujuan memberikan kemudahan bagi pedagang online seperti saya. Aplikasi MyJNE yang di ciptakan ini sudah seperti jembatan. Saya dan pelanggan semakin mudah melacak paket kiriman. Tidak ada lagi kebingungan dan buruk sangka antara penjual dan pembeli. Cukup dengan nomor resi maka dengan mudah kita bisa tahu sampai dimana perjalanan paket kiriman. Baik pengirim dan penerima merasa aman tanpa ada dusta di antara kita. Iya kan?

Acara ini di tutup dengan sesi tanya jawab antara blogger dan media. Semua pertanyaan berhasil di jawab dan tentu semuanya puas. Lalu beberapa perbincangan masih terus berlanjut sembari menikmati makan siang yang lezat. Nah, sembari makan siang saya akan sedikit menceritakan mengenai aplikasi MyJNE

Ada yang belum mencoba aplikasi MyJNE? Sebaiknya sekarang langsung menuju google playstore untuk platform android. Tinggal cari saja di kolom searching MyJNE lalu tinggal di unduh, filenya tidak terlalu besar 7,21 MB saja dan instalasinya memakan waktu paling lama 2 menit saja. Setelah selesai maka akan muncul tampilan yang berisi penjelasan fitur-fitur yang ada di aplikasi ini. Seperti :
·      My shipment : untuk mengecek status pengiriman sendiri dan kiriman orang lain dengan lebih cepat.
·      My Tariff : untuk mengecek pengiriman JNE seluruh Indonesia.
·      My Location : untuk mengecek lokasi mengiriman JNE yang terdekat.
·      My COD : membuat order dari toko onlinemu dan menggunakan JNE sebagai mediasi pembayaran.

Sekarang tinggal memulai aktifitas kirim, pantau dan transaksi dalam genggaman menggunakan aplikasi MyJNE.
Dibagian paling bawah terdapat toolbar yang berisi 4 kolom yaitu :

·      Home : berisi kotak pencarian nomor resi dan kotak pencari biaya kirim.

Ini adalah tampilan pertama dari aplikasi MyJNE, bagian paling atas di isi oleh informasi penawaran terbaru dari JNE, sedangkan kotak pencarian dibawahnya adalah tempat untuk memasukkan nomor resi dan mengecek status pengiriman. Kotak pencarian dibawahnya adalah untuk mengecek biaya pengiriman. Pengguna tinggal memasukkan kota lokasi pengirim dan kota penerima.
Ada dua cara untuk mencari status paket kiriman, yaitu dengan cara memasukkan manual 16 nomor resi dan dengan cara scan barcode yang ada di e-consingment note.

·      JNE Nearby : akan menunjukkan lokasi pengguna saat ini dan dimana kantor JNE terdekat

Joni akan muncul dan menginformasikan di mana lokasi kantor JNE terdekat. Peta akan aktif saat GPS ponsel dinyalakan dan akan ada gambar Joni yang akan memberi tanda sekaligus memandu di mana lokasi terdekat.

·      My COD : harus mendaftar terlebih dahulu dan setelah itu pengguna bisa membuat pesanan pembelian dari toko online.

My COD bukan bearti Cash On Delivery seperti yang sering di dengar di dunia online. Di aplikasi ini My COD adalah kependekan dari My Cash On Digital yang kegunaannya seperti rekening bersama. Tentu saja ini untuk memudahkan proses transaksi pengusaha online shop atau sejenisnya yang lebih banyak bertransaksi secara online di JNE.

Fitur aplikasi ini memang dijadikan mediator pembayaran jual beli online. Sejumlah uang didepositkan dan dilindungi oleh JNE serta dapat dijadikan sebagai pembayaran digital yang memiliki nilai sama dengan uang sebenarnya.


·      My COD Wallet : berisi uang elektronik yang sudah tersimpan sebelumnya di akun My COD dan dapat digunakan untuk jual beli online melewati JNE.

My COD Wallet adalah fitur yang menyokong fitur My COD yang berfungsi sebagai dompet digital. Untuk menggunakannya tinggal mengisi dengan cara di Top Up. Pengguna bisa berbelanja online dengan leluasa sementara bagi penjual yang ingin mencairkan dananya tinggal melakukan Cash Out ke nomor rekening bank. Selain itu, pengguna juga dapat melakukan transfer sesama pengguna dan bisa juga mengecek riwayat transaksi di History.


Apa alasan utama harus ada aplikasi MyJNE di ponselmu?
·      User friendly (mudah digunakan)
Aplikasi ini sangat mudah diinstal dan mudah digunakan. Toolbar sangat mudah ditemukan. Contohnya, saat saya harus mencari tarif untuk pengiriman dari Pontianak menuju Jakarta sudah ada kolom yang lumayan besar di baris ke dua. Dengan mengetik 3 huruf depan kota yang diinginkan maka akan langsung muncul beberapa pilihan nama kota yang mendekati.

·      Kekinian
MyJNE membuat aplikasi yang memudahkan dan sesuai dengan kebutuhan manusia modern yang semuanya serba digital. Di jaman yang semuanya serba digital database, penggunaan aplikasi ini memudahkan pencarian online dengan cepat dan akurat

·      Lengkap
Aplikasi MyJNE memberikan layanan lengkap. Saya seperti merasa langsung ada di kantor JNE dan langsung berbicara dengan costumer service officer, semua informasi tersaji gamblang dan mudah akses.

·      Eye catching (menarik perhatian)
Warna, gambar dan tulisan yang ditampilkan disini sangat menarik mata dengan warna yang cerah dan kontras. Kebanyakan menggunakan warna merah dan biru sebagai warna khas JNE. Ukuran dan jenis tulisan yang digunakan juga cocok untuk mata.

·      Maskot JONI
Dengan adanya tokoh JONI (JNE ON Time Integrated) yang berseragam dan menggambarkan ciri khas pegawai JNE membuat orang gampang teringat dengan JNE.

0 comments:

Adventorial

Diet ala Klinik LightHOUSE

12:45 AM,2 Comments



Bagi saya, yang namanya mengunjungi tempat makan yang baru buka serta mencicipi berbagai macam menu baru sudah menjadi gaya hidup. Kalau sudah menikmati makanan terkadang  lupa dengan asupan kalori yang masuk. Apalagi kalau sudah penasaran, semua makanan dan minuman langsung di pesan. Sudah tidak lagi perduli dengan yang namanya menu seimbang dan sehat bagi tubuh.

Saat makan tidak terkontrol maka otomatis berat badan akan bertambah tak terkendali. Nafsu makan yang terlalu besar tentu menjadi masalah. Memesan makanan ini itu karena lapar mata. Sudah jelas ini ancaman bagi obesitas. Masalah ini pasti menakutkan bagi saya. Penyakit seperti diabetes dan serangan jantung bisa saja menyerang sewaktu-waktu.

Menakutkan! Iya, sungguh menakutkan!

Diet ala Klinik LightHOUSE
Diet ala Klinik LightHOUSE

Obesitas yang Menakutkan
Beberapa minggu ini Indonesia disibukkan dengan berita anak yang menderita obesitas yang luar biasa. Bukan satu saja namun ada dua yang sudah terskspos bahkan salah satunya harus koma karena asupan oksigen ke otak tidak mencukupi kebutuhan akibat jalan nafasnya yang tertutup lemak.

Obesitas bisa menyerang siapa saja dari bayi hingga dewasa. Pola makan yang salah membuat siapa saja bisa mengidap obesitas. Ancaman gangguan kesehatannya tidak main-main

Gangguan pernafasa, Nyeri pada sendi lutut, gangguan kesehatan kulit, asam lambung naik, sakit punggung, depresi, mendengkur, tekanan darah meningkat, serta bagi perempuan bisa saja datang bulannya tidak teratur.

Makan enak memang sedap tapi kalo berlebihan siap-siap dengan banyak masalah yang menimpa.

Saatnya merubah mindset dan segera memiliki berat badan seimbang.


Susahnya melakukan Diet Mandiri
Pengalaman saya bertahun-tahun mengajarkan bahwa tidak gampang untuk mendapatkannya. Terlalu banyak godaan hidup yang membuat saya harus jatuh bangun. Perlu ada sistem yang bagus dan teknik yang tepat dan yang paling penting ada profesional yang membimbing dengan benar dan terarah.
Pilihan paling tepat adalah mengikuti program yang ditawarkan oleh klinik perawatan obesitas yang ditangani ahli yang tepat.

Mencari klinik yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan tentu menjadi pekerjaan yang butuh waktu. Menilik, melihat dan mempelajari lalu mengambil keputusan. Bukan perkara mudah karena kesehatan bukan masalah sederhana.


Klinik LightHOUSE, Terpercaya dan Teruji selama 11 Tahun
Tapi ada baiknya dari berbagai pencarian tadi saya membuat rujukan ke sebuah klinik bernama lightHOUSE. Klinik ini sangat perduli dengan masalah berat badan yang sering kali dialami. Tujuannya membantu masyarakat Indonesia yang kelebihan berat badan dan menjauhkannya dari berbagai penyakit. Berat badan ideal dan sehat adalah tujuan akhir program klinik lightHouse.

lightHOUSE Indonesia, pioneer weight loss clinic in Indonesia for comprehensive program. Mengajak masyarakat sadar akan pentingnya berat badan ideal dari program yang benar dan informasi yang tepat jadi tujuan mulia klinik LightHouse.

Klinik yang di motori oleh dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt berusaha membantu klien dengan masalah kelebihan lemak dan nafsu makan tak terkontrol, Mengajarkan dan memberikan solusi supaya klien mampu mengontrol nafsu makan dan mencapai berat badan ideal. Program yang di buat dan diawasi langsung oleh Dokter spesialis gizi, dokter spesialis olahraga, psikiater, psikolog, ahli gizi, dan perawat yang akan mengatur pola makan yang mudah diikuti tidak lupa diberikan terapi obat yang efektif serta program stimulasi yang menarik. Semua kegiatan ini di bawah pengawasan medis sehingga semuanya terasa mudah dan menyenangkan.

Tidak hanya konsultasi yang diberikan tapi juga terapi pembentukan tubuh seperti mesoterapi, injex, dan tanam benang, klinik lightHOSE juga memberikan konsultasi psikologi serta hipnoterapi, relaksasi, dan terapi tingkah laku kognitif.

Sudah berpengalaman sejak 11 tahun yang lalu, klinik lightHOUSE kini sudah menangani lebih dari 26.000 pasien. Klinik yang sudah mengantongi sertifikat ISO 9001:2008 ini memiliki enam cabang di Kebayoran, Cilandak, Thamrin, Sudirman, BSD City, dan Kelapa Gading. Join us and get a fun, easy, and medically supervised weight loss program!
Beberapa orang mungkin masih takut untk menurunkan berat badan karena takut dengan efek samping yang mungkin terjadi. Tentu saja kemungkinan itu bisa terjadi jika penanganan yang salah dan bukan dari profesional


Lawan Obesitas dengan Terapi Komprehensif dari Klinik LightHouse
Jika mengunjungi websitenya kita bisa menemukan jenis terapi yang ditawarkan oleh klinik lightHOUSE mulai dari membentuk lingkar tubuh sampai terapi obat. Semuanya diawasi oleh medis yang sudah berpengalaman dengan masalah obesitas dengan tujuan berat badan ideal dan mengontrol nafsu makan klien

Apa saja terpai yang bisa di dapat oleh klien di klinik lightHOUSE. Berikut saya sarikan untuk anda.
1     Terapi Obat, bertujuan untuk mempercepat proses dan membuat penurunan berat badan jadi tidak menyiksa lagi.
Program ini akan terus mendapat evaluasi menyeluruh dari dokter sehingga ramping lebih cepat dan aman. Proses ini akan melewati tiga gelombang dan akan ada obat yang diberikan sesuai dosis sehingga efek samping yang ditimbulkan sangat minim.
2     Mesoterapi yaitu menghilangkan lapisan lemak di bawah kulit. Bertujuan untuk menghilangkan lemak tanpa olahraga sehingga lingkar tubuh daerah tertentu akan berkurang. Terapi ini akan menggunakan kombinasi obat homeopati yang menggunakan mesogum dan baby needle.
3     Injex yaitu terapi membakar lemak di bagian dalam tubuh melalui proses penyuntikan tanpa jarum bertujuan untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Sangat cocok untuk klien yang gemuk dan memiliki perut buncit. Penurunan berat badan akan terlihat menyeluruh.
4     Mesophore-B merupakan terapi mengurangi ukuran lingkar tubuh setempat. Setelah terapi maka lingkar tubuh akan menjadi ideal. Hampir mirip dengan mesoterapi namun tanpa sakit dan cocok untuk klien yang takut dengan jarum karena prosesnya menggunakan alat khusus dengan gelombang listrik untuk memperbesar pori-pori
5     Radio Frequency merupakan terapi menghilangkan gelambir pada kulit dengan cara menstimulasi pertumbuhkan kolagen dan elastin kulit dan memperbaiki permukaan kulit akibat strech mark dan yang bergelabir. Tepat sekali untuk perempuan setelah melahirkan
6     Terapi lain adalah tanam benang atau thread lift yang berguna untuk mengatasi selulit, stretch mark, dan kulit bergelambir. Terapi ini tidak terlalu invasif tapi lebih efektif dari penggunaan krim. Terapi ini dengan cara meninggalkan benang di bawah kulit untuk merangsang pertumbuhan kulit dan menstimulasi peredaran darah

Sekali lagi, semua terapi tadi sudah teruji dan aman karena semuanya diawasi oleh dokter berpengalaman. Klinik lightHOUSE sudah beroperasi 11 tahun dan tidak diragukan lagi kiprahnya dalam menurunkan berat badan nafsu makan tak terkontrol.

Dr Grace Judio sang Pendiri
Klinik lightHOUSE yang sudah berdiri sejak tahun 2004 tidak akan main-main dengan penanganannya. Sang pendiri dr. Grace Judio pengalaman belasan tahun dari praktek dokter biasa di mulai dengan menangani pasien dengan masalah masalah kelebihan lemak dan nafsu makan tak terkontrol. Terus menuai sukses sehingga berkembang menjadi enam klinik di Jakarta dan  Tangerang.

dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt, memberikan konseling dengan tehnik tersendiri sesuai latar belakang ilmu saraf atau perilaku yang ia pelajari di University of Tübingen, Jerman. Selain itu ia juga mendalami program Obeldicks di Vestische Kinder & Jugendklinik, Datteln, Jerman untuk merancang program penurunan berat badan pada anak dan remaja.
Ia juga meraih Certificate in Weight Control & Obesity Management dari Human Nutrition Unit, University of Sydney, Australia. Selain itu, dr. Grace Judio juga merupakan anggota aktif dari American Society of Bariatric & Physician (ASBP).

Pertengahan Februari 2014, dr. Grace terpilih menjadi salah satu highimpact entrepreneur dari 11 perusahaan yang berasal dari 7 negara (hanya dua dari Indonesia). Sebagai wirausaha, dr. Grace berhasil lolos dari proses International Selection Panel (ISP) yang untuk pertama kalinya diadakan di Indonesia pada 1921 Februari 2014. Berbagai pengalaman tentu membuat klinik LightHouse boleh berbangga memiliki dr Grace Judio.


Jangan Tunda lagi! Lawan Obesitas
Disarankan untuk bertandang ke website lightHOUSE untuk mendapatkan informasi lengkap. Penjelasan mengenai perhitungan massa tubuh, informasi lengkap dan penjelasan mengenai program penurunan berat badan yang ditawarkan serta informasi berguna seputar kesehatan dan penurunan berat badan bisa didapatkan di website termasuk promo perawatan yang ditawarkan klinik lightHOUSE

Jangan menunggu dan menunda lagi. Lawan obesitas dengan cara yang tepat. Klinik lightHOUSE dengan pengalaman 11 tahun tentu sudah teruji dan terpercaya

2 comments:

Erafone

5 Hal Kenapa Berbelanja di Erafone Pontianak

12:44 AM,0 Comments


Pengen beli ponsel baru ah! Tapi yang lengkap, enak, luas dingin dan dilayani sepenuh hati. Di Pontianak ada ngga yah? Ada nih teman jalan jajan. Baru di buka dan resmi di operasikan. Namanya Erafone Megastore di Jalan Pattimura No. 214. Ini merupakan mega oustore ke 24 yang hari ini diresmikan bersamaan dengan megastore ke 23 di Mall Kelapa gadin.Sekarang membeli berbagai macam posel dari segala brand dan segala macam aksesoris ponsel resmi lebih gampang dan nyaman. Bagi yang tinggal di Kalimantan Barat silakan berkunjung ke Erafone Megastore di Jalan Pattimura no 214 Pontianak tepat di sebelah Supermarket Kaisar. Dulu tempat ini adalah Libra cake shop. Ayo coba pengalaman berbelanja di sini.

Berbelanja di Erafone Pontianak
Berbelanja di Erafone Pontianak
Kenapa harus berbelanja di Erafone?

1. Erafone Megastore merupakan sebuah retail selular multi-brand berkonsep baru dan modern yang menggabungkan kelengkapan produk, solusi serta kenyamanan berbelanja secara terpadu. Menempati 2 lantai dengan total luas outlet lebih dari 250m2, Erafone Megastore Pontianak merupakan Megastore pertama dan terbesar di Kalimantan Barat.

2. 11 brand tersedia di Erafone Megastore Pontianak, di antaranya Acer, Apple (iPhone), Asus, Huawei, Lenovo, LG, Microsoft, Oppo, Samsung, Sony dan Xiaomi. Masing-masing memiliki brand corner yang menawarkan jajaran produk unggulan terbarunya, semuanya dijamin original dan bergaransi resmi.

3. Erafone Megastore Pontianak menerapkan konsep outlet terbaru Erafone 2.0 dengan interior yang lebih modern, di mana seluruh brand corner dirancang compact dan menyatu dengan keseluruhan desain outlet. Untuk memberikan layanan maksimal bagi Konsumen, seluruh brand corner di Erafone Megastore dilengkapi live demo unit sehingga konsumen bisa mencoba semua features ponsel maupun tablet, merasakan bentuk dan material produk, dan memastikan touch and feel produk pilihannya

4. Dengan konsep layanan terintegrasi ini, konsumen Erafone Megastore Pontianak akan memperoleh total experience dan total solution saat mencari perangkat telekomunikasi selularnya.

5. Selama masa Grand Opening yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 28 April s/d 1 Mei 2016, Erafone Megastore Pontianak menawarkan berbagai promosi istimewa, di antaranya:
·      Harga Khusus HP terbaru
·      Lelang HP 4G mulai dari Rp. 99 ribu
·      Berbagai Hadiah Langsung yang menarik
·      Gratis extra 2 bulan Ponsel Proteksi dari TecProtec
·      Discount Accessories hingga 30%
·      Cashback hingga Rp. 500.000 dan Cicilan 0% hingga 18 bulan dari BNI, Bank Mandiri, Bank BCA
·      Berbagai Promo dari operator Telkomsel XL, dan Indosat Ooredoo

Erafone Megastore Pontianak yang beralamat di Jalan Pattimura No. 214 tersebut merupakan outlet Megastore ke-24 yang dioperasikan oleh PT EAR (Erafone Artha Retailindo), melengkapi Erafone Megastore yang telah tersebar di berbagai kota besar Indonesia, meliputi Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, Medan, Palembang, Bengkulu, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, Makassar, Balikpapan, dan Palu.

Sata juga sempat hadir di acara Pembukaan Erafone Megastore di Pontianak yang juga di hadiri Bapak JW Kim selaku Director, PT Erafone Artha Retailindo dan Bapak Djatmiko Wardoyo selaku Marketing & Communications Director Erajaya Group diisi dengan berbagai macam pertunjukan mulai dari Tarian Melayu, Acara potong tebu dan lempar beras kuning sebagai penolak bala serta tarian selamat datang suku dayak. Tidak hanya itu, ada juga dance modern persembahan dari karyawan Erafone Megastore Pontianak. Acaranya meriah ini di tutup dengan doa pemotongan tumpeng oleh Bapak JW Kim dan Bapak Djatmiko.

Tidak ada alasan untuk menunda berbelanja di gerai Erafone Megastore Pontianak kan?
Erafone Megastore Pontianak menyediakan solusi lengkap dan memberikan kepuasan tertinggi bagi Pelanggan, baik dari sisi kelengkapan produk maupun kenyamanan.

0 comments:

Filosofi Kopi

Minum Kopi Bukan Sekedar Basa Basi

12:41 AM,1 Comments


Bak minum anggur, menikmati kopi bukanlah seperti menenggak segelas besar bir. Sehitam neraka, sekuat kematian, dan semanis cinta itulah nikmatnya kopi, kata orang Turki yang mengenalkannya pada orang Barat.
“Rasanya seperti air kobokan!” komentar dosen ahli kajian film Prancis tentang sajian kopi di rehat lokakarya estetika film di IKJ pertengahan 2006 lalu. Kopi yang disajikan itu nasgitel (panas, legi, kentel—panas, manis, kental), khas Jawa. Ada pula kopi tubruk dan kopi pekat. Penggemar biasa meminumnya sambil menggigit gula merah. Sedangkan orang Aceh gemar kopi telur, kopi tarik, kopi sanger, dan kopi saring yang kadang disebut cappuccino Aceh.

Minum Kopi Bukan Sekedar Basa Basi
Minum Kopi Bukan Sekedar Basa Basi
Sementara, bule dan pencinta kopi sejati akan mencari single origin (kopi murni khas suatu daerah) dan blend (racikan beberapa jenis kopi) yang dinikmati pekat murni—tanpa gula atau susu. Pahit? “Kopi itu sangat berkarakter,” ujar Dewi “Dee” Lestari dalam kumpulan cerpennya, Filosofi Kopi (Truudee Books & Gagas Media, 2006). Nah!
“Ada sekitar 800 karakter kopi,” papar Agustinus Tassi, roaster (ahli penyangrai kopi) dari Caswell’s Fine Coffee and Teas. Ini bisa dikenali dan dipelajari lewat cupping, coffee tasting alias “upacara” singkat mengenali dan membandingkan sejumlah karakter beberapa kopi.

Filosofi Kopi
Mengikuti cupping bak menyiapkan diri menjalani general check up kesehatan dan menonton konser. Kita diharapkan tak menyantap apa pun 30 menit sebelumnya. Tujuannya, agar mulut dan kerongkongan kita netral. Kita juga dianjurkan tidak memakai parfum yang tajam. Yang tak kalah penting, untuk sementara waktu “bunuh” telepon genggam. Ruangan dikondisikan tanpa pewangi dan pendingin udara. Semuanya mendukung tuntutan akan suasana tenang dan konsentrasi penuh.
Cupping adalah "upacara" di specialty coffee café macam Caswell’s, Anomali, Starbucks  yang rutin diadakan  sampai tiga kali seminggu.  Idealnya diikuti roaster, barista (peramu kopi), petani kopi, eksportir kopi, dan pencinta kopi sejati. Tujuan cupping adalah menjaga standar mutu kopi yang disajikan pada tamu dan pelanggan.
Di kedai kopi berkesan homey, itu ada meja kayu persegi empat yang telah ditata untuk “jamuan” delapan orang. Di tengah meja ada empat baki kecil yang masing-masing berisi green beans (biji kopi yang belum disangrai), dan biji kopi yang sudah disangrai berlabel A dan B yang tampak hitam dan berkilau. Ada lagi dua kantong kertas yang masing-masing berisi kopi bubuk berlabel A dan B. Kopi bubuk inilah contoh kopi yang akan dinilai.
Di hadapan peserta "upacara" telah ditata selembar cupping form di atas lembar coffee Taster’s Flavor Wheel. Di sisinya ada tissue mengalasi sendok kopi ukuran 8 g. Di sebelah depan ada dua gelas kaca ukuran 240 ml berisi kopi seduh berlabel A dan B, gelas kaca tinggi berisi air bening, dan gelas kaca kosong untuk ampas kopi.
"Upacara" dimulai usai Agustinus Tassi membuka resmi dengan pengantar singkat. Peserta mulai beraksi dengan mendekatkan kantong bubuk kopi A ke bawah hidung, menyendok bubuknya mendekat ke hidung dan menghirup fragrance, wangi kopi yang menguar dari kopi bubuk sebelum diseduh. Lalu, peserta memberi penilaian dengan kisaran angka 1 —10, dari yang paling payah sampai terhebat.
 “Tak ada ‘salah benar’ dalam menilai kopi dan menikmati kopi dalam beragam cara. Semuanya terpulang pada selera kita sendiri,” tutur Henry Caswell Harmon, si pendiri Caswell’s menenangkan.



Dalam cupping, yang pertama kita kenali adalah menghirup wangi kopi  yang menguar dari dari kopi bubuk yang belum diseduh. Langkah kedua, kita mengambil gelas A berisi 7 g bubuk kopi yang dua menit sebelumnya diseduh air 150 ml dan mendekatkannya ke hidung. Dengan sendok, ampasnya disibak ke pinggir dan dihirup aromanya.
“Sensasi seperti apakah yang terasa dari uapnya?” kata Agus sambil menunjuk ke bagian aroma kopi di bagan lingkaran karakteristik kopi. Apakah enzymatic (seperti bunga, buah, rempah), sugar browning/gula panggang (seperti kacang, karamel, cokelat), atau dry distillation/bakaran (karbon, bumbu, obat-obatan).
"Upacara" ketiga, acidity, keasaman kopi. Pada tahapan ini peserta mengangkat gelas, menyingkirkan ampas ke gelas kosong, menyendok kopi, dan menyeruput sampai bunyi. Saat kopi menyentuh langit-langit mulut dan tepian bawah lidah peserta akan merasakan keasaman seperti ketika menyantap buah atau menyesap anggur, dengan selintas rasa "manis". Skala penilaiannya 1 (very flat), 3 (very soft), 5 (slightly sharp), 7 (very sharp), dan 10 (very bright).
Keempat, sampailah pada point terpenting : flavor (cita rasa). Peserta merasakan apakah ada paduan aroma dan rasa ketika kopi menguapi langit-langit mulut saat diseruput. Skala penilaian untuk aspek cita rasa ini antara 1 (terpayah) dan 10 (terhebat).
Langkah kelima, body, kekentalan dari lemak, minyak, dan endapan yang terasa ketika kopi diseruput. “Bayangkan seperti ketika menyeruput susu,” kata Agus. Skala nilainya 1 (very thin), 4 (light), 6 (full), 9 (heavy) dan 10 (very heavy).
Langkah ketiga sampai kelima di atas, kopi cukup diseruput, tak sampai diteguk. Begitu kita cukup merasa-rasa, kopi dimuntahkan lagi ke gelas ampas. Bila belum yakin, bisa diulang lagi. Kopi baru diteguk pada tahap keenam, aftertaste untuk merasakan cita rasa yang melekat di kerongkongan saat kopi diteguk. Skala untuk tahap keenam ini antara 1 (terpayah) dan 10 (terhebat).
Di antara langkah ketiga sempai keenam, kita bisa meneguk air bening untuk menetralkan mulut. Terakhir, kita memberikan cupper’s point/balance atau nilai keseluruhan pada semua kategori tadi dengan skala -5 (terpayah) dan +5 (terhebat).
Selesai dengan kopi A, peserta mengulangi semua langkah tadi pada kopi B. Nilai keseluruhan A dan B menjadi patokan hasil cupping. Sekali lagi, “Tak ada salah atau benar di sini,” ujar Agus serius yang kemudian membuka “rahasia” contoh kopi A dan B. Ternyata kopi A adalah jenis arabika Bali Kintamani dan kopi B adalah jenis Guatemala Huehuetenango. Kalau ada peserta yang menunjukkan “ketakpercayaan”, itu bukan hal luar biasa. Inilah gunanya cupping, mengevaluasi mutu kopi.
Menurut Agus, “semestinya” hasil cupping stabil dari waktu ke waktu, sesuai agtron number (tingkat warna sangrai kopi dari yang terterang sampai tergelap) kopi A dan B. Kalau terjadi kesenjangan nilai 10, itu dianggap terlalu jauh, “‘Tertuduh’-nya bisa saya sebagai penyangrai. Saya mesti mengevaluasi, apakah penyebab ‘turunnya mutu’ ini, dimulai dari mutu biji kopinya dari tingkat petani, atau tak pas saat menyangrai dan menyeduh.”
Bali Kintamani, misalnya, “semestinya” memberi sensasi rasa full body, rich aroma, dan nuansa lemon karena tanaman selanya di dataran tinggi Bali adalah jeruk. Di tangan seorang roaster, dari cupping bisa dihasilkan campuran minuman kopi. Misalnya, Rhino Blend dari campuran arabika dan robusta, serta Caswell’s Espresso dari arabika Indonesia dan Amerika Selatan yang dijagokan – jenis bijinya rahasia perusahaan.
Penyebaran ke seluruh penjuru dunia menghasilkan budaya minum kopi yang khas. Membubuhi kopi dengan susu, gula, dan sebagainya juga tak salah. Yang harus dipegang, kopi yang baik, dicampur apapun tetap terasa dan kuat rasa kopinya.
Biarpun berkutat dengan mengolah kopi ala selera dunia, Agustinus tak menampik gaya minum kopi khas Indonesia. “Saya malah ingin ke Yogyakarta untuk menikmati kopi jos. Belum pernah dengar? Konon, sepotong arang membara dicelupkan ke kopi seduh,” kata Agus. Oh, tak terbayang, hitam bertemu hitam ….

Langkah Panjang Menuju Secangkir Saji
Ada sekitar 10 tahap dilalui biji kopi dari benih sampai ke cangkir saji. Panen dari pohon yang siap berbuah mulai usia tiga tahun saat cherry kopi merah matang di bulan ke-8 lalu diolah dengan cara kering (empat minggu dijemur).
Yang lebih baik, cara basah: cherry kopi direndam, yang mengambang disingkirkan karena bermutu jelek, sisanya dibiarkan 36 jam sambil terus disemprot. Selanjutnya dikeringkan dengan sinar Matahari atau mesin dan dikupas memunculkan biji kopi mentah.
Penyimpanan dengan karung goni di suhu kamar 20 – 25 oC untuk mencegah kandungan aroma menghilang di suhu terlalu panas. Karung goni dipilih karena bahan itu masih memungkinkan aliran udara yang disangga agar tak menyentuh langsung tanah atau lantai. Dengan begini, mutu biji kopi bisa tahan lama.

Penyangraian kopi adalah tahap penting yang melahirkan karakteristiknya. Specialty coffeecafé biasa menyangrai sedikit sesuai kebutuhan. Dengan mesin penyangrai menggunakan LPG, 12 kg biji kopi disangrai 18 menit. Aromanya mulai menguar pada menit ke-10. Kopi hasil sangrai diangin-anginkan selama 1 – 24 jam agar tak lembab, lalu simpan dalam kaleng atau plastik kedap udara dengan katup udara yang memungkinkan kita menghirup aromanya dari luar. Biji kopi sangrai bisa bertahan aroma dan rasanya selama 4 – 5 bulan. Biji kopi digiling begitu akan diseduh, sebab kopi bubuk hanya bertahan mutunya selama dua minggu.

1 comments: