Film Yorick

Yorick, Kasih Tak Berbalas karya Kirana Kejora

8:19 AM,43 Comments


“Huaaaaaah Bagus, alurnya itu maju mundur, mood ku jadi turun naik”. sambil menghempaskan badannya ke tempat tidur
Novel Yorick yang kemarin aku beli?”. Tanyaku mengernyitkan kening.
“Iyes, baca deh.... kamu harus dapat tiket ke Rusianya!”. Ica meninggalkanku yang sedang diam termangu.

Awalnya saya langsung berpikir, Yorick adalah adalah nama sebuah kota di Rusia, seperti ibu kota dan kota terbesar di Islandia, Reykjavík. Tapi setelah melihat sampul Novel mengkilap ini, saya yakin itu bukan. Ada anak, bersimpuh di pangkuan nenek dengan busana khas Indonesia.
Ah! Saya penasaran. Mengapa tidak dibaca saja agar terjawab semua.
 
Yorick, Kasih Tak Berbalas karya Kirana Kejora
Yorick, Kasih Tak Berbalas karya Kirana Kejora
Yorick, Cerita Kita Dalam Setiap Lembarnya

Hidup adalah cerita yang harus ditulis agar bisa jadi pelajaran buat orang lain. Jadi harta karun bagi anak cucu, tanpa hasrus susah payah menelisik bualan dari satu orang ke orang lainnya.

Membaca lembar pertama, Saya sudah diajak jalan-jalan ke Eropa sambil Ngopi, bahasannya langsung berat. Pekerjaan, cinta, ketakutan dan penasaran dan aneka perasaan lain yang bergumul jadi satu. Siapa Yorick? Sukses sekali hidupnya. Tapi begitu berada di “Berlari untuk Memahami”, Saya ditarik jauh mundur kebelakang, sebelum Yorick jadi apa apa? Lebih jauh lagi saat ia masih kecil dan selalu merengek ke Mak Encum! Terjawab sudah siapa yang ada di cover novel ini.

Mak Encum dan Yorick
Mak Encum dan Yorick
Mengikuti lembar demi lembar membuat saya membandingkan banyak hal. Apalagi di bagian sepatu, alas kaki yang wajib digunakan saat sekolah. Sepatu kebesaran dan butut selalu jadi jalan kesuksesan beberapa pembesar negeri. Ah, Yorickpun melewatinya walaupun penuh hinaan dan membuatnya tak percaya diri, sepatu kebesaran dan bolong dibagian jempol mampu menghantarkan hingga sukses.

Manusia harus selalu diingatkan dan Kirana Kejora mengingatkan kita lewat tulisannya dalam buku ini


Yorick, Hadapi Derita Hidup Dengan Doa

Mak Encum lah yang patut diacungi jempol, mendidik Yorick dengan selalu bersyukur kepada Pencipta, selalu meminta dengan tulus dan berusaha semampunya. Kesabarannya membesarkan Yorick dengan menanamkan sabar bukan perkara mudah. Menunggu jawaban dari segala doa butuh waktu. Doa jangan mengancam apalagi memaksa, berdoa saja terus, jangan lupa berusaha maka waktu akan menjawab. Walaupun Mak Encum pergi tanpa pamit, Yorick mendapat banyak pelajaran hidup. Mencintai dengan tulus tanpa pamrih. Ikatan kuat tak perlu harus dari garis darah yang sama
“sebab waktu tak akan bisa terkejar, dan ia akan bisa mengubah sesuatu menjadi sesuatu dengan penuh nada dan lirik tanpa kendali”.

Yorick, Hidup Harus dijalani bukan ditangisi
Menunggu hal yang tak pasti dalam kesendirian, ditinggal tanpa pesan oleh Mak Encum membuat Yorick harus melewati kesendirian. Anak sekecil ini harus mengambil keputusan besar untuk hidupnya sendiri, kalau tidak dilakukan, bagaimana bisa bertahan. Saya jadi merenung, ini cerita bagus untuk anak zaman sekarang yang selalu merengek kepada orang tuanya, bergelayut manja dengan minta ini itu, sedikit saja tak diikuti lalu tantrum.
Saya tak bisa membayangkan seorang anak yang mengurus hidupnya sendiri, menulis hari dalam kesendirian sampai tertidur kelelahan dibawah pohon beringin. hanya seekor ayam, Jaung, pemberian Mak Encum yang selalu menemaninya. Dalam keterpurukan, Yorick masih bisa berpikir positif untuk menjalankan hari-harinya. Mak Encum, nenek yang mengurusinya adalah segala-galanya.

Yorick, Hidup Tak Boleh Merepotkan Orang Lain
Ini adalah pesan Mak Encum yang selalu diingat. Nenek adalah nafasnya, perkataannya adalah jalan untuk hidup bahagia. Saat pertemuan kembali setelah tiga bulan tak bertemu membuat mata saya jadi panas. Harapan besar sebelum membaca halaman berikutnya, Yorick akan hidup bahagia bersama dengan nenek sampai Ia menjadi sukses. Duh… kembali Kirana Kejora mengoyak khayalan saya dihalaman berikutnya. Malah ada bencana lebih besar, dan mungkin baru pertama kali di alami Yorick. Saya tak mau bercerita, bacalah sendiri, mungkin khayalanmu bisa jauh berbeda.
Entah siapa yang memotong bawang, saat membaca sebuah kehilangan bearti dari Yorick, terasa air memenuhi mata. Sahabat yang dipertahankannya dengan tangisanpun harus diambil dengan paksa, hanya bisa pasrah. Tak mampu melawan, hanya bisa menahan emosi. Perasaan ini kembali diaduk. Tak kurang dari lima kali ucapan Mak Encum, "Hidup tak boleh merepotkan orang lain". didengungkan.
Yorick, Novel ini seperti cermin bagi saya
Yorick, Novel ini seperti cermin bagi saya

Yorick, Tuhan itu Maha Adil
Ning Marni dan Cak Mail membuat saya kembali mensyukuri hidup. Walaupun tokoh ini dimunculkan sebentar saja oleh Kirana Kejora tapi mampu memberikan banyak pelajaran. Pertengkaran mereka biasa, namun doa yang diucapkan Ning Marni membuat saya harus banyak bersyukur ucapannya tentang keadilan Tuhan sungguh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Secara tak tertulis dalam setiap cerita yang dituliskan dinovel ini, setiap halaman setiap cerita, apapun yang terjadi, disetiap akhir ujian hidup Yorick selalu mendapatkan hadiah kecil yang membahagiakan. Sekecil apapun tetap disyukuri karena Tuhan menggunakan tangannya bisa lewat siapa saja yang ditemui. Sungguh Tuhan Adil,apapun kesusahan sebuah perkara selalu ada buah manis yang dipetik. Setelah diikat, disiram hujan, mencuci piring tanpa henti maka hadiah semangkuk soto sudah seperti menikmati makanan surgawi yang lezatnya melebihi apapun.

Yorick, Hidup adalah Belajar
dalam 336 lembar novel Yorick banyak tokoh yang ditemui, semuanya berbeda karakternya. Latar belakangnya juga bermacam macam tapi semuanya punya cerita berbeda. Mengajarkan hal yang berbeda. Misalnya obrolan Pak Hasan yang menguatkan Yorick agar terus berjuang, sesuai dengan tempat dirinya berasal, Panjalu. Berkali kali, Pak Hasan selalu mengingatkan Yorick untuk terus belajar dan sekolah. Pertemuannya sebentar tapi seperti mengingatkan kembali akan tujuan hidupnya.
Pertemuan Yorick dan Gilangpun punya sistematika yang tak kalah rumitnya. Belajar sambil mengintip. Sedapat mungkin belajar dan mencari ilmu sebanyak mungkin. Walaupun rumit tapi tetap dijalani. Pertemuannya dengan dunia maya ditambah dengan kemampuan belajarnya yang cepat menjadi kombinasi yang sempurna. Yorick belajar dengan cepat, karena waktu sudah banyak mengajarkannya arti hidup. Memang benar, pengalaman adalah guru terbaik.
Rotten dan Tejo pun mengajarkan pengalaman hidup yang luar biasa. Mereka menjadi pembuka jalan kebuntuan Yorick dengan ide ide sederhana. Saya belajar bahwa pertemanan terkadang mengalahkan persaudaraan. Sahabat adalah saudara bukan sedarah yang bisa diandalkan dalam keadaan apapun termasuk saat Yorick harus sakit parah. Apa jadinya kalau tak ada mereka?

Yorick, Tuhan Sudah Mengatur Rejeki
Setiap usaha pasti ada ujungnya. Mau gagal atau berhasil, Yorick selalu mengajarkan bahwa Doa yang tulus dan selalu bersyukur membuat semangat itu terus tumbuh. Yorick mengajarkan sebuah proses perkembangan manusia, penuh pergumulan yang selalu menghargai proses. Tidak ada yang dimulai dari sesuatu yang besar, semuanya bermula dari yang kecil dan sederhana.
Pertemuannya dengan beberapa orang, lalu mengubah hidupnya bukan karena kebetulan. Jika ditarik dengan benang merah, selalu ada karma baik yang sudah di buat Yorick dan kemudian dibayar dengan rejeki di masa akan datang. Saya selalu ingat pesan Mak Encum yang selalu mengajarkan sabar. Seperti kasihnya yang tak berujung kepada Yorick. Dibalut dengan keyakinan dan tekad yang besar serta percaya diri, Yorick mendapat hasil yang didoakan Mak Encum dari Yorick kecil, “Jangankan layang-layang, Jangankan mobil-mobilan. Pabriknyapun kamu bisa punya”.

Yorick, Cermin Hidup Kita Sendiri
Ah…. saya baper dengan tulisan Kirana Kejora ini. Detil dan mampu membuat khayalan kemana-mana. Penggambaran kehidupan Yorick ditulis dengan smooth, tak jauh dari kehidupan sehari-hari yang biasa dijumpai di desa. satu lagi yang paling penting, Kirana Kejora menulis semuanya masuk akal tanpa mengangkangi logika pembaca.
Puas dihina, terpuruk, tak percaya diri, miskin, terpuruk dan masih banyak lagi hal tak mengenakkan dialami Yorick namum pengajaran Mak Encum masih jelas terpatri. Hidup mandiri, jujur, rajin, konsisten, dan pantang menyerah, berhasil membuat Yorick mampu mengubah hidupnya sendiri. Pembelajaran dari seorang anak kecil bernama Yorick, sederhana tanpa ada kesan menggurui.

Yorick, Humanis, Unik dan Menggelitik

Awalnya, saya pikir novel ini akan serius dan benar benar seperti kisah hidup ala orang sukses yang diceritakan kembali oleh penulis yang mewawancarai tokohnya. Ternyata ekspektasi saya jauh meleset. Walaupun ditulis dengan bahasa Indonesia yang baku bukan bearti ceritanya jadi kaku. Kirana Kejora menuturkannya dengan detil dan teratur. Ritme nya turun naik dan beberapa kali ada plot twist yang membuat kita mencoba menebak ujungnya. Lompatan-lompatan cerita yang ditarik maju mundur disajikan ringan sehingga membuat penasaran.

Apalagi memasuki lembar ke 185. Kirana Kejora mulai menyajikan cuplikan-cuplikan obrolan yang lucu dan menggemaskan. Yorick tipe pekerja keras namun tetap punya nuansa humor dan cinta yang membuat saya garuk garuk kepala lalu tersenyum sendiri. Semua Tokoh, walaupun hanya sekilas, mampu digambarkan dengan teliti.

Isi novel Yorick membuat saya penasaran dan membawa novel ini kemana mana
Isi novel Yorick membuat saya penasaran dan membawa novel ini kemana mana
Saya sangat menunggu kisah cinta Yorick namun sayangnya tak mampu digapai. Untung tak dapat direngkuh, Malang yang didapat. Tak satupun yang berhasil bersanding dengan Yorick. Padahal selaku orang Pontianak, saya berharap ada kisah kasih yang membumbui cerita ini.

Yorick, Kehilangan Obatnya Sabar
Sehatnya pernah di cabut nikmatnya. Termasuk kisah cinta Yorick yang hilang tak berbekas, tak hanya itu, harta bendanya, mulai mobil, rumah bahkan perusahaannya pernah tak bersisa. Hanya sabar kunci semuanya. Perjuangan yang gigih dan pantang menyerah dipadu dengan harta paling berharga yaitu persahabatan membuat Yorick mampu bangkit dan mendirikan kerajaannya sendiri. Hasilnya? berdirilah Nevsky Prospekt Indonesia yang terus menggurita dan menghasilkan banyak perusahaan besar lainnya.
Novel Yorick, Teman selama 1 bulan ini
Novel Yorick, Teman selama 1 bulan ini
Pantas saja jika novel Yorick diangkat ke layar lebar karena sudah memenuhi standar awal script film. Makin kebelakang mendekati akhir, saya makin menemukan jawab dari cover novel ini.

“Penyesalan selalu datang terlambat, jangan tunda untuk menyenangkan orang yang dikasihi”

Mak Encum, Malaikat Tak Bersayap, Ratu hati yang mengasihi tanpa batas dan balas. Menjadi nafas hidup dan separuh hati Yorick. Guru hidup dan pintu sukses Yorick. Penyesalan seumur hidup karena tak sempat membahagiakan membuatnya selalu kurang dalam menjalani hidup. Apalagi tak pernah ada ucapan terima kasih keluar dari mulutnya.

 Ya! Yorick tak pernah sempat membalas cinta Mak Encum hingga hari terakhir hidupnya bahkan sebuah ucapan terima kasih

Yorick, Novel Lalu Film
Novel setebal 336 lembar ini ditulis oleh Kirana Kejora dan diterbitkan tahun 2018 oleh PT. Nevsky Prospekt Indonesia dengan nomor ISBN 978-602-528-830-2. Novel seukuran genggaman tangan saya, begitu nyaman dibawa kemana-mana. Jenis dan ukuran tulisan yang pas di mata. Covernya mengilap dengan tulisan dan gambar timbul, sangat menggoda untuk segera dibaca.
Novel Yorick karya Kirana Kejora membuat perasaan saya diaduk aduk selama dua minggu
Novel Yorick karya Kirana Kejora membuat perasaan saya diaduk aduk selama dua minggu
Novel Yorick yang menyajikan banyak cerita hidup yang inspiratif ini sudah diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama, disutradarai oleh Peppi Piona. Bertindak sebagai produser adalah Dexandra Bayu, produser eksekutif Kin Fathuddin. Film yang diadopsi dari kisah nyata, ini didukung oleh penata musik Tya Subyakto dengan pemeran antara lain Andryan Bima, Ratna Riantiarno, Megantara, dan Nina Kozok
Saya belum menontonnya dan siap menjadi saksi penayangan perdananya di Pontianak

You Might Also Like

43 comments:

  1. Hem... Saya sebagai orang Sunda, agak asing nama orang Yorick. Pakai huruf C segala. Kalau Mak Encum udah pasti itu mah Sunda banget...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya... saya mah juga bingung waktu awal baca... saya pikir nama kota di eropa

      Delete
    2. Tapi apalah arti sebuah nama ya Bang. Yg penting cerita ini beneran ngigit banget. Apalagi mau difilmkan
      Keren bis deh...
      Siapa yg kebagian berperan jadi Yorick, ya?

      Delete
  2. Ternyata emak Encum meninggal, hiks... jadi pingin baca novelnya deh 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk dibaca. banyak sekali kisah inspiratif yang bikin hati teriris kak

      Delete
  3. Bener ya hidup ini adalah pembelajaran, berusaha untuk meraih yang terbaik sesuai apa yang diimpikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. dengan doa dan usaha yang keras pasti bisa tercapai, asal sabar dan menjalaninya dengan bahagia

      Delete
  4. cuma tayang di Pontianak aja mas? kayaknya seru deh. pengen nonton hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngga kak.... aku review novelnya inih... filmnya belom rtayang. Film nasional kok

      Delete
  5. Membaca ulasan novel dari Mas Dony membuat saya ingin membaca novel ini, menarik sekali kisah hidup Yorick banyak pembelajaran yanh bisa diambil

    ReplyDelete
    Replies
    1. wajib baca nih kak. bakalan bikin kia terhanyut dalam kisah dan cerita sehari hari

      Delete
  6. Kok menarik ya novelnya ini. Jadi pengin bacanya dulu baru nonton filmnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyes kak, biasanya ngebaca dulu ngebuat kita berimajinasi lebih hebat hehehe. beli yuks novelnya

      Delete
  7. Mas don! kenapa harus meracuniku dengan cara begini?!
    aku langsung tertarik bangetmau baca, saat di awal disuguhi dengan kutipan "Hidup adalah cerita yang harus ditulis agar bisa jadi pelajaran buat orang lain"

    tapi tunggu aku selasaikan Bumi-Manusia dulu baru nyari si Yorick

    ReplyDelete
    Replies
    1. jarang jarang ngereview novel kan hehehe sekarang kucoba tulis buat kalian semua

      Delete
  8. Mak Encum, pesan membuatku bertanya-tanya. Siapa sebenarnya mak Encum. Kenpaa petuahnya begitu membuat aku menyentuh. Apa pendidikan mak Encum?

    ReplyDelete
    Replies
    1. MakEncum ngga sekolah di pendidikan formal, sekolahnya dari pengalaman mas. baca deh biar ngga penasaran hehehe

      Delete
  9. aduhhh aku jadi penasaran dengan buku YoRick satu ini kayanya banyak sekali makna tersirat didalam buku tersebut ya mas kira kira kalo mau beli dimana tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. kang diky mesti beli nih dan baca reviewnya biar ngga penasaran lagi yaaaa :)

      Delete
  10. Hatur Nuhun telah bersahabat dengan si Kuda Terbang. Yorick adalah anak angin. Selamat menanti filmnya yang akan tayang di seluruh bioskop tanah air. Semoga bahagia dan menganggap setiap hari adalah pagi, selalu ada matahari.

    ReplyDelete
  11. Aku masih penasaran sih sama kisah Yorick ini. secara belum punya bukunya juga. Banyak yang bilang ini novel yang sarat akan makna kehidupan. Yess, aku harus punya!

    ReplyDelete
  12. hidup jangan nyusahin orang lain, mantab nih kalau semua orang berpikiran seperti ini

    ReplyDelete
  13. Mau juga ah nonton premiere film nya nanti. Tapi musti baca novelnya dulu nih.

    ReplyDelete
  14. Aku seneng banget sama buku ini. Waaah review dari bang dodon juga bagus.

    ReplyDelete
  15. Sama tadinya aku pikir dia nama kota ternyata nama org yaaaa
    Novel Yorick kyknya banyk nih pesan2 moralnya. Tertarik beli dan baca nih jadinya hehe :D

    ReplyDelete
  16. Sebelumnya aku udah baca resensi mbak Dian tentang novel ini dan sekarang kembali flash back setelah baca ulasan bang dodon. Jadi penasaran nih sama novel ini, pingin baca

    ReplyDelete
  17. Kok kok..jadi penasaran ya. Aku harus baca novelnya dulu nih sebelum filmnya tayang. Biar nikmati nontonnya nanti

    ReplyDelete
  18. Semua pesan yang terkandung di dalam novel ini memang bagus banget. Sangat memotivasi dan menginspirasi kita semua. Saya cukup setuju dengan pembahasan tentang Hidup itu jangan merepotkan orang lain :)

    ReplyDelete
  19. Buku bagus, nih. Kisah di dalamnya merupakan kisah nyata yang bisa kita ambil pelajaran dan ngambil hikmahnya. Bagaimana seorang Yorick mengatasi semua permasalahan dalam hidupnya.

    ReplyDelete
  20. Yorick ini semacam mengajarkan ketegaran tanpa batas ya. Menangis tidak menyelesaikan persoalan tapi di hadapi saja..ngajarin cewek biar ga selalu cengeng

    ReplyDelete
  21. Kereen bangeet...
    Baru lihat teasernya dan baca resensinya aja, hatiku uda merinding rasanya.
    Betapa inilah realita kehidupan.
    Seorang anak lelaki yang bangkit dari kesulitan demi kesulitan yang dialami semasa kecil.

    ReplyDelete
  22. Yorick mungkin nama panggilan ya. Ini kayak semacam keinginan penulis untuk menyamarkan atau punya ide utk hal lain di buku berikutnya. Ini malah sudah jadi film ya. Smoga sukses.

    ReplyDelete
  23. Kalau kirana kejora sepeerti org yg kupikirkan . Apakah aku kenal orgnya ya .. hmmm nama penanya mirip.. xixixi tapi kalau bukan Ya enggak apa apa.. isinya komplit ya kak. Mengajarkan arti kehidupan.. bagaimana bersabar, mencari rezeki Dan menghargai org org yg Ada dlm hidup Kita.

    ReplyDelete
  24. Novel ini memang menarik, ya penulisnya emang spesialis novel hits.. Semoga sukses ke Rusia nya

    ReplyDelete
  25. Baca review novelnya menarik sekali ini. Jadi pengen baca juga bukunya.

    Sukses ya mas miga bisa ke Rusia sama Yorick

    ReplyDelete
  26. Poin poinnya luar biasa nih review ngajak langsung pembaca melihat diri sendiri. Nice info kak

    ReplyDelete
  27. Sungguh luar biasa kisah perjuangan hidup. Sangat menginspirasi dan patut dibaca

    ReplyDelete
  28. Novel Yorick ini ada di google store ga ya?

    ReplyDelete
  29. Duuuh kisahnya menarik, banyak pelajarannya, jadi pengen baca langsung bukunya, kisahnya sangat menginspirasi.

    ReplyDelete
  30. Beberapa kawan blogger merekomendasikan banget novel ini. Katanya sih bagus banget. Kok aku jadi pengen bali yak. Kemaren nyari gak ada sayangnya.

    ReplyDelete
  31. Keren ya ... Baca review buku ini jd pengen banget baca bukunya. Sosok yg sangat menginspirasi.

    ReplyDelete
  32. Detail banget nulis resensinya
    Dalam imaji saya udah kebayang sosok Yorick yang tegar
    Ini filmnya indie atau untuk bioskop luas ?

    ReplyDelete
  33. membaca ini aku jadi ingin beli bukunya, waktu itu tidak bisa dikejar. iya sih...

    ReplyDelete