Keselamatan berkendara bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan sebuah gaya hidup dan bentuk penghargaan terhadap nilai nyawa.
![]() |
| Momen Peserta sedang memahami keselematan berkendara di Daihatsu |
Menyadari pentingnya hal tersebut, Astra Motor Kalimantan Barat (Asmo Kalbar) kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui kampanye ikonik #Cari_aman.
Pada tanggal 5 Februari 2026, tim instruktur Safety Riding Astra Motor Kalbar menyambangi lingkungan Daihatsu Kubu Raya. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberikan edukasi mendalam kepada para karyawan perusahaan mengenai teknik berkendara yang benar dan aman. Mengingat mobilitas karyawan yang tinggi menggunakan sepeda motor, pembekalan ini menjadi sangat krusial.
Mengapa Safety Riding Penting bagi Karyawan?
Bagi seorang pekerja, sepeda motor sering kali menjadi "tulang punggung" mobilitas. Namun, di balik efisiensi yang ditawarkan, terdapat risiko besar yang mengintai jika tidak dibarengi dengan pemahaman safety riding yang mumpuni.
![]() |
| Instruktur Sedang Memberikan Materi di Daihatsu |
Program edukasi di Daihatsu Kubu Raya ini bukan sekadar seremoni perusahaan, melainkan langkah preventif strategis. Kecelakaan lalu lintas saat berangkat atau pulang kerja tidak hanya merugikan individu secara fisik, tetapi juga berdampak pada produktivitas perusahaan. Oleh karena itu, membangun budaya keselamatan kerja yang mencakup aspek perjalanan adalah investasi jangka panjang bagi setiap korporasi.
Materi Edukasi: Lebih dari Sekadar Memutar Gas
Edukasi yang diberikan oleh Astra Motor Kalbar dirancang secara komprehensif, mencakup aspek kognitif (pemahaman) hingga perilaku (sikap). Berikut adalah poin-poin utama yang dibahas dalam sesi tersebut:
1. Teknik Dasar Berkendara Aman
Banyak pengendara yang merasa sudah mahir hanya karena bisa menjalankan motor. Padahal, teknik pengereman yang benar, cara menikung yang aman, hingga menjaga keseimbangan di jalur sempit memerlukan teknik khusus. Peserta diajarkan bagaimana memposisikan tubuh agar ergonomis, sehingga tidak mudah lelah dan tetap sigap merespons keadaan darurat.
2. Identifikasi Potensi Bahaya (Hazard Prediction)
Kemampuan memprediksi bahaya adalah pembeda antara pengendara ahli dan pengendara biasa. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk lebih peka terhadap blind spot, kondisi jalan yang licin, hingga perilaku pengendara lain yang tidak terduga. Instruktur menekankan bahwa bahaya sering kali datang dari hal-hal yang tidak terlihat secara langsung.
3. Penggunaan Perlengkapan Keselamatan (Apparel)
Kampanye #Cari_Aman selalu menekankan penggunaan helm SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu yang memadai. Tim Asmo Kalbar menjelaskan bahwa perlengkapan ini bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan lapisan pelindung utama yang meminimalisir dampak fatalitas saat terjadi benturan.
4. Berkendara Defensif (Defensive Riding)
Sikap defensif berarti berkendara dengan kerendahan hati dan kewaspadaan tinggi. Hindari terpancing emosi oleh pengguna jalan lain. Fokus utama adalah sampai ke tujuan dengan selamat, bukan siapa yang paling cepat.
Komitmen Astra Motor Kalbar untuk Masyarakat
Chrystian David, Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat, yang akrab disapa Pak David, menegaskan bahwa sektor industri menjadi salah satu prioritas dalam penyebaran virus keselamatan ini.
![]() |
| Momen Peserta sedang memahami keselematan berkendara di Daihatsu |
"Kami berharap melalui edukasi ini, para karyawan dapat menerapkan semangat #Cari_Aman dalam kehidupan sehari-hari. Mereka adalah aset perusahaan, dan kami ingin mereka menjadi pelopor keselamatan di jalan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya," ujar Pak David.
Kegiatan ini membuktikan bahwa Astra Motor tidak hanya berperan sebagai produsen dan distributor sepeda motor Honda, tetapi juga bertanggung jawab secara moral atas keselamatan penggunanya.
Sesi Interaktif dan Simulasi Nyata
Edukasi di Kubu Raya ini tidak berlangsung satu arah. Para karyawan diajak berdiskusi mengenai pengalaman pahit maupun unik yang pernah mereka alami di jalan raya. Melalui sesi diskusi ini, instruktur memberikan solusi praktis atas kendala-kendala teknis yang sering dihadapi pengendara.
Simulasi situasi berbahaya juga diberikan untuk menguji ketangkasan dan cara berpikir cepat para peserta. Hal ini membuat materi yang bersifat teoritis menjadi jauh lebih relevan dengan kondisi lapangan yang sesungguhnya.
Menuju Budaya Lalu Lintas yang Lebih Baik
Dampak dari kegiatan ini diharapkan mampu memberikan efek bola salju. Jika setiap karyawan di Daihatsu Kubu Raya menerapkan prinsip safety riding, maka secara bertahap mereka akan memengaruhi lingkungan terkecilnya.
Ke depan, Astra Motor Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus menggalakkan program serupa ke berbagai instansi, sekolah, dan komunitas masyarakat. Targetnya jelas: menurunkan angka kecelakaan di Kalimantan Barat dan menciptakan ekosistem jalan raya yang harmonis.
Keselamatan Dimulai dari Diri Sendiri
Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kolektif, namun eksekusinya dimulai dari kesadaran individu. Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Kalbar mengajak kita semua untuk tidak berkompromi dengan keselamatan. Jangan menunggu kecelakaan terjadi baru kita sadar akan pentingnya helm atau teknik pengereman yang benar.
Mari jadikan setiap perjalanan kita sebagai bentuk rasa syukur dengan cara berkendara yang aman dan tertib. Ingat, ada keluarga yang menanti kepulangan kita di rumah.


