Dunia balap motor Indonesia kembali mendapat angin segar. PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi mengumumkan daftar 10 pebalap muda berbakat yang berhasil lolos seleksi ketat dalam program Astra Honda Racing School (AHRS) 2026.
![]() |
| Sebanyak 33 peserta seleksi siswa Astra Honda Racing School mengikuti tes praktik yang diselenggarakan di AHM Safety Riding & Training Center, Deltamas, Jawa Barat pada Minggu (15/2). |
Program ini merupakan kawah candradimuka bagi para talenta muda Tanah Air yang bercita-cita menembus kompetisi balap internasional seperti MotoGP.
Proses seleksi final yang berlangsung di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHM SRTC) Deltamas, Jawa Barat, pada 15 Februari 2026, menjadi saksi lahirnya generasi baru yang siap membawa nama bangsa. Dari puluhan pendaftar, terpilihlah mereka yang memiliki kombinasi sempurna antara teknik, fisik, dan mentalitas juara.
Seleksi Ketat: Mencari Intan di Jalur Balap
Antusiasme generasi muda terhadap dunia balap tidak pernah padam. Tahun ini, puluhan calon pebalap berusia antara 10 hingga 14 tahun dari seluruh penjuru Indonesia mendaftarkan diri. Namun, hanya mereka yang memiliki potensi luar biasa yang bisa menembus gerbang AHRS.
![]() |
| Sepuluh peserta Astra Honda Racing School yang dinyatakan lolos dan siap mengikuti pembinaan oleh PT Astra Honda Motor di tahun 2026. |
Tim penguji AHM menerapkan standar penilaian yang sangat komprehensif. Para peserta tidak hanya dinilai dari seberapa cepat mereka memacu motor, tetapi juga detail teknis lainnya seperti:
- Riding Position: Posisi tubuh yang aerodinamis dan efisien.
- Braking & Racing Line: Ketepatan dalam melakukan pengereman dan pengambilan jalur lintasan.
- Cornering & Body Movement: Kemampuan menaklukkan tikungan dengan pergerakan tubuh yang selaras dengan motor.
- Spatial Awareness: Kesadaran terhadap posisi lawan dan kondisi di sekitar lintasan.
Selain kemampuan teknis, konsistensi performa di bawah tekanan dan daya tahan fisik menjadi indikator vital. AHM mencari pebalap yang mampu beradaptasi cepat dengan tantangan baru, karena itulah kunci sukses di kancah internasional.
Inovasi Pelatihan 2026: Menaklukkan Sirkuit Mandalika
Ada yang berbeda pada pola pembinaan AHRS tahun ini. Sebagai bentuk peningkatan kualitas, para siswa tidak hanya berlatih di area tertutup seperti AHM SRTC. Mereka akan diterjunkan langsung ke sirkuit permanen kelas dunia, yakni Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Langkah strategis ini diambil untuk memberikan pengalaman real racing atmosphere. Berlatih di Mandalika memungkinkan para pebalap muda untuk mengasah kemampuan high speed dan teknik cornering di lintasan lebar, sesuatu yang tidak bisa didapatkan di sirkuit kecil. Pengalaman ini sangat krusial sebagai bekal sebelum mereka terjun ke ajang Asia Talent Cup (ATC) atau kompetisi Eropa.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyatakan bahwa AHRS adalah fondasi utama dari piramida pembinaan balap berjenjang milik Honda.
"Melalui penguatan program latihan di sirkuit permanen seperti Mandalika, kami ingin memberikan pengalaman balap yang lebih utuh agar para siswa semakin siap menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi dan membawa nama Indonesia dengan penuh kebanggaan," ujar Andy.
Kurikulum Komprehensif: Lebih dari Sekadar Memacu Kecepatan
Menjadi pebalap profesional tidak hanya soal memutar gas. Di AHRS, para siswa dibekali dengan modul pembelajaran yang mencakup:
- Manajemen Balap: Memahami strategi selama balapan berlangsung.
- Komunikasi Tim: Cara memberikan feedback teknis kepada mekanik.
- Pembentukan Karakter: Kedisiplinan dan etika sebagai atlet profesional.
Untuk sarana latihan, AHM menyediakan motor spesifikasi balap seperti NSF100, yang dipadukan dengan CBR150R dan CRF150R. Penggunaan berbagai jenis motor ini bertujuan agar pebalap memiliki kontrol kecepatan dan penguasaan motor yang fleksibel di berbagai kondisi medan.
Program Camp dan Pembinaan Mental
Sebagai pelengkap, AHRS juga menyelenggarakan program camp khusus. Di sini, para siswa menjalani latihan fisik terstruktur yang mengadopsi standar pebalap kelas dunia. Selain fisik, latihan flat track juga diberikan untuk melatih insting keseimbangan. Simulasi kompetisi pun rutin dilakukan guna membangun mentalitas petarung sejak dini agar mereka tidak "demam panggung" saat menghadapi ribuan penonton nantinya.
Jejak Alumni: Dari AHRS ke Panggung MotoGP
Keberhasilan AHRS sebagai pabrik pebalap sudah terbukti nyata. Program yang dimulai sejak tahun 2010 ini telah menelurkan nama-nama besar yang kini berkarir di kancah dunia. Sebut saja:
- Mario Suryo Aji: Pebalap Indonesia yang kini berjuang di kelas Moto2/MotoGP.
- Veda Ega Pratama: Juara Asia Talent Cup yang kini menapaki karier di Red Bull Rookies Cup.
- Fadillah Arbi Aditama: Pebalap berbakat di JuniorGP.
- Gerry Salim & Andi Gilang: Pebalap senior yang telah memberikan banyak podium untuk Indonesia di level Asia.
Keberhasilan para alumni ini menjadi motivasi besar bagi 10 siswa yang terpilih tahun ini untuk terus berprestasi.
Daftar 10 Pebalap Lolos Seleksi AHRS 2026
Berikut adalah putra-putra terbaik yang akan menjalani pendidikan balap intensif bersama Astra Honda Racing School tahun ini:
No | Nama | Asal |
1 | M Hagy Agasi | Jawa Barat |
2 | Hiroshi Eka Putra Jaya Wisesa | Yogyakarta |
3 | Mikhail Zafran Almi | Nusa Tenggara Barat |
4 | Andrea Dovi Mega Bustomi | Jakarta |
5 | M Gibran Lalae | Jawa Barat |
6 | Gandewa Abimanyu | Yogyakarta |
7 | Anindya Baskoro Setiawan | Yogyakarta |
8 | Omar Asyfaq | Jawa Tengah |
9 | Edrin Ahza Hartge | Yogyakarta |
10 | Daffa Ikhwanul Dzakwan | Jawa Tengah |
Dengan pembinaan yang sistematis dan fasilitas kelas dunia, kita tentu berharap kesepuluh nama di atas mampu meneruskan tongkat estafet prestasi pebalap Indonesia di masa depan. Dukungan penuh dari AHM melalui program AHRS membuktikan komitmen nyata dalam memajukan industri olahraga otomotif nasional. Mari kita nantikan aksi mereka di lintasan balap!
.jpeg)
.jpeg)